Internet of Things (IoT) menjembatani dunia fisik dengan internet. Menggunakan mikrokontroler murah namun andal seperti ESP32, kita dapat merakit sistem otomasi rumah pintar (smart home) sendiri dengan mudah.
Dalam project SmartCampus IoT, kami menggunakan ESP32 sebagai pusat pemrosesan data sensor. ESP32 dipadukan dengan sensor suhu DHT22 dan sensor gerak PIR. Mikrokontroler ini diprogram menggunakan bahasa C++ (Arduino IDE) untuk membaca data berkala dan mengirimkannya ke internet.
Untuk protokol komunikasi, kami menggunakan MQTT (Message Queuing Telemetry Transport). Protokol ini sangat ringan (lightweight) dan efisien, dirancang khusus untuk perangkat dengan bandwidth rendah dan latensi minimal. Data sensor dipublikasikan ke topik tertentu di MQTT broker, yang kemudian di-subscribe oleh server aplikasi web kami.
Pada sisi web, dashboard berbasis React menampilkan suhu dan status kehadiran secara real-time. Admin juga dapat mengirimkan perintah balik (control message) melalui MQTT untuk menyalakan atau mematikan perangkat listrik kelas dari jarak jauh.
"IoT bukan hanya tentang menghubungkan barang ke internet, melainkan tentang mendengarkan lingkungan kita dan meresponsnya secara cerdas."
Dengan menguasai ESP32 dan protokol MQTT, mahasiswa dapat menciptakan ribuan solusi perangkat keras pintar untuk memecahkan masalah efisiensi energi di sekitar mereka.






